BudayaDaerahEkonomiEntertainmentKulinerNasionalPemerintahanWisata

KOORDINASI YAYASAN LAWUNG GIRI PAMUKTI TENTANG POTENSI SENI BUDAYA BERSAMA DESA CANGKUANG

199
×

KOORDINASI YAYASAN LAWUNG GIRI PAMUKTI TENTANG POTENSI SENI BUDAYA BERSAMA DESA CANGKUANG

Share this article

[Selasa, 14 Januari 2025]

Cangkuang, Garut (Newsline Nusantara): Yayasan Lawung Giri Pamukti melakukan rapat koordinasi bersama Kepala Desa Cangkuang dalam rangka membahas tentang seni dan budaya yang ada di lingkungan Desa Cangkuang. Rapat Koordinasi ini merupakan bagian kecil dari pelaksanaan kegiatan Penciptaan Karya Kreatif dan Inovatif yang berjudul Penciptaan Seni Tradisional Kolaborasi pada Festival Atraksi Jampana Kabupaten Garut Jawa Barat. Kegiatan Rapat Koordinasi ini dilakukajn Selasa, 14 Januari 2025 dan bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut Jawa Barat. Penanggungjawab kegiatan ini dari Yayasan Lawung Giri Pamukti, Herman Hidayat menyampaikan kegiatan ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Dana Indonesiana.

Koordinasi ini tentunya sebagai langkah awal dalam menyambung silaturrahmi dan juga berfungsi untuk menggali informasi seputar seni dan budaya yang ada dilingkungan Desa Cangkuang. Pihak Yayasan lawung Giri Pamukti disambut baik oleh perangkat Desa Cangkuang untuk membahas banyak hal tentang seni dan budaya. “Banyak Sanggar di Desa Cangkuang yang bergerak dalam pelestarian seni garut, dan bahkan ada beberapa sanggar yang memiliki seni dan tarian khusus yang tidak ditemui di daerah lain” ucap Kepala Desa Cangkuang Bapak Endang Suhendar.

Endang Suhendar juga memberikan arahan dan beberapa kontak narahubung kepada Yayasan Lawung Giri Pamukti orang-orang yang terlibat aktif dalam seni dan budaya yang berada dilingkungan Desa Cangkuang untuk dapat berkomunikasikan langsung dan membahas terkait seni tradisional yang ada di Kabupaten Garut.

“Hal yang paling unik di Desa Cangkuang ini ialah adanya Desa Adat didalamnya yang dinamakan dengan Kampung Pulo. Desa Cangkuang ini menjadi porosnya seni budaya yang ada di lingkungan garut. Didalamnya terdapat berbagai macam seni tarian, seni rupa, makam kramat, bahkan ada cagar budaya yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Nasional” Tutur Endang Suhendar. Sebagai perangkat desa sudah tentunya berfungsi untuk menfasilitasi dan menyampaikan penyambung lidah dari masyarakat dalam berbagai aspek terutama seni dan budaya yang ada karena didesa ini salah satu fokus utama yaitu tentang perkembangan dan pelestarian seni dan budaya. Banyak event-event yang telah dilaksanakan didaerah ini terutama event daerah Garut dan Jawa Barat.

“Kita sebagai pelaku budaya juga tentu sangat paham potensi yang di miliki Desa Cangkuang ini. Harapan kita kedepannya sebagai orang yang peduli terhadap seni dan budaya Garut ini mampu untuk melestarikan dan melakukan kolaborasi dalam berbagai kegiatan yang nantinya akan kita laksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan” Tutur Sekretaris Yayasan Lawung Giri Pamukti Bapak Hendi Ahmad Sarip.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *